PPK Kecamatan Karangjati Cairkan Anggaran Tahap 5

Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Adapun banyak tahapan tahapan pemilu yang harus dilaksanakan. Terkait hal tersebut perlu adanya dukungan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan. Bertempat di aula Kecamatan Karangjati pada hari ini, jumat(23/10/2020) dilaksanakan Pencairan
Anggaran Adhock Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi 2020.


Pada agenda ini, PPK Kecamatan Karangjati yang diketuai Galih Kurniawan mengundang ketua, sekretaris dan bendahara PPS. Sebanyak 17 desa di wilayah Karangjati menghadiri acara ini. Kegiatan ini diawali dengan penyampaian informasi terkait pelaksanaan Pemilu. Maftukin selaku PPK Kecamatan Karangjati menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu kali ini berbeda dengan pelaksanaan pemilu tahun – tahun sebelumnya. Setidaknya ada 12 hal baru yang harus diperhatikan dan harus dilaksanakan dalam pelaksaan Pemilu nantinya. Hal ini berkaitan karena adanya pandemi covid 19. Dengan mematuhi dan menerapkan hal-hal baru dalam pelaksanaan pemilu,diharapkan tingkat kehadiran masyarakat meningkat dan tidak perlu merasa takut atau was-was datang ke TPS.

PPK Kecamatan Karangjati juga menghimbau kepada PPS untuk memberikan sosialisasi baik secara tatap muka ataupun melalui medsos. Selanjutnya agenda yang ditunggu PPS adalah Pencairan anggaran Pemilu. Pencairan anggaran ini merupakan pencairan tahap kelima yang diterima oleh PPS untuk penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 ini. Secara bergantian, Joni bandono selaku staf keuangan PPK Karangjati menyerahkan anggaran kegiatan kepada 17 PPS di wilayah Karangjati.

Share and Enjoy !

Shares

Uji Publik DPS Pemilukada

Dalam rangka Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan adalah uji publik. Daftar Pemilih Sementara yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum(KPU) ini perlu mendapat tanggapan dari masayarakat . Pada hari ini, Rabu(23/09/2020) Panitia Pemungutan Suara Desa Legundi, telah melaksanakan Uji Publik Daftar Pemilih Sementara(DPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020.

Kegiatan uji publik ini dilaksanakan di sekretariat PPS Desa Legundi dan dihadiri oleh PPDP, PLD dan tokoh masyarakat Desa Legundi. Kegiatan mengundang para peserta ini adalah untuk melakukan pencermatan dan penelitian terhadap DPS Pemilihan Bupatii dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Peserta yang hadir dapat memberikan masukan dan atau tanggapan terhadap DPS kepada PPS dengan menggunakan formulir A.1.A-KWK. Dari kegiatan uji publik ini, akan diperoleh hasil Pemilih baru, Pemilih yang tidak memenuhi syarat dan pemilh yang terdapat perubahan data.

Dengen mendasar tanggapan dari masyarakat , Daftar Pemilih Sementara ini selanjutnya akan dimutakhirkan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Masyarakat juga dapat mengecek DPS tersebut di sekretariat PPS Desa Legundi serta tempat-tempat yang telah ditetapkan oleh PPS di masing-masing dusun d wilayah Desa Legundi.

Share and Enjoy !

Shares

Pelaksanaan Donor Darah Terapkan Protokol Kesehatan

Donor darah adalah kegiatan memberikan darah kepada seseorang secara sukarela. Akan tetapi tidak semua orang dapat menyumbangkan darahnya. Ketidakseimbangan antara kebutuhan darah dan jumlah donor membuat stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun. Masyarakat dihimbau untuk menyumbangkan darahnya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan

Di kutip dari situs Palang Merah Indonesia, Syarat untuk menjadi pendonor adalah sebagai berikut:

  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Usia 17 sampai dengan 65 tahun.
  • Berat badan minimal 45 kg.
  • Tekanan darah : sistole 100 – 170. …
  • Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%
  • Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun)

Menyumbangkan sebagian darah untuk kemudian disalurkan kepada yang membutuhkan merupakan suatu perbuatan mulia. Di masa pandemi seperti sekarang ini tidak menyurutkan niat masyarakat untuk berdonasi darah. Pada malam hari ini banyak warga Desa Legundi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Berdasarkan informasi dari petugas , ada sekitar 70 orang turut mendonasikan darahnya. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Legundi. Semua masyarakat yang hadir pada kegiatan ini wajib memakai masker. Dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, kegiatan donor darah ini dapat terlaksana dengan lancar.

Share and Enjoy !

Shares

Posbindu PTM Desa Legundi

Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Desa Legundi, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah Penyelenggaraan Posbindu PTM. Posbindu PTM  merupakan  wujud peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini, pemantauan dan tindak lanjut dari faktor resiko penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan. Posbindu PTM ini diperlukan untuk dapat mengendalikan faktor resiko penyakit tidak menular yang terdapat pada setiap individu agar tidak berkembang menjadi lebih parah.

Adapun penyakit tidak menular ini meliputi diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol dan penyakit tidak menular lainnya. Pada pagi hari ini, bertempat di Balai Desa Legundi diselenggarakan Posbindu PTM. Posbindu ini dilaksanakan rutin setiap bulan. Akan tetapi karena adanya pandemi Covid ini, Posbindu PTM beberapa bulan lalu tidak dilaksanakan. Kegiatan ini diikuti oleh warga yang mendapat undangan untuk mengikuti Posbindu berdasarkan hasil skrining yang pernah dilakukan oleh kader tercatat mengalami resiko PTM.

Adapun Kegiatan Posbindu PTM meliputi kegiatan-kegiatan di bawah ini :

  1. Melakukan wawancara untuk menggali informasi faktor resiko keturunan dan perilaku;
  2. Melakukan penimbangan dan mengukur lingkar perut,
  3. Melakukan pengukuran tekanan darah;
  4. Melakukan pemeriksaan gula darah;
  5. Melakukan pengukuran kadar lemak darah (kolesterol total dan trigliserida);
  6. Pemberian obat sesuai dengan penyakit yang diderita warga

Kegiatan Posbindu PTM ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Legundi dengan mengalokasikan anggaran kegiatan tersebut dari Dana Desa yang akan digunakan untuk pembelian alat check up dan konsumsi kegiatan. Posbindu PTM ini diselenggarakan bersama UPT Puskesmas Kecamatan Karangjati. Sebelum pelaksanaan pemeriksaan, Pihak dari UPT Puskesmas Karangjati melakukan penyuluhan kepada warga terlebih dahulu.

Dalam kondisi pandemi ini, semua warga harus mematuhi protokol kesehatan. Bagi warga yang memeriksakan diri harus terlebih dahulu mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan. Selain itu warga juga harus memakai masker. Hal tersebut penting dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid 19

Penyuluhan oleh Petugas Kesehatan

Share and Enjoy !

Shares

Pemadaman listrik tak menyurutkan niat mengikuti senam lansia

Untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh dapat dilakukakan dengan senam. Senam lansia adalah salah satu senam yang biasanya diikuti oleh orang yang biasanya berumur 45 tahun ke atas. Senam lansia adalah salah satu latihan fisik yang dapat membakar kalori dan melatih otot jantung. Meski namanya senam lansia, olahraga yang satu ini ternyata juga sesuai untuk usia berapa pun dan tingkat kebugaran apa pun. Senam ini biasanya lebih lambat daripada gerakan senam aerobic.

Begitupun program Ketua Tim Penggerak PKK Desa Legundi, Kartiyah untuk memajukan senam lansia . Dalam setiap pertemuan, beliau selalu mensosialisasikan senam lansia. Diharapkan semua warga Desa Legundi mau mengikuti senam lansia yag dilaksanakan seminggu sekali ini.

Pada pagi ini tampak Ibu -ibu lansia sedang berkumpul di Balai Desa Legundi. Akan tetapi, mereka tampak bimbang karena tiba-tiba pemadaman listrik. Kegiatan senam lansia ini biasanya dilakukan dengan dipandu instruktur dan sambil melihat gerakan senam di TV,

Karena pemadaman listrik yang tiba-tiba ini, akhirnya ibu-ibu memiliki ide untuk tetap melakukan senam lansia. Melalui channel youtube, ibu-ibu dapat tetap mengikuti gerakan senam lansia. Dengan menggunakan handphone salah satu ibu senam lansia, akhirnya senam lansia ini bisa dilaksanakan. Walaupun dengan keterbatasan sarana, tetapi ibu-ibu senam lansia tampak sangat bersemangat sekali dalam gerakan senam dengan mengikuti gerakan dan iringan musik senam lansia dari Handphone. Semoga ke depannya ibu-ibu warga Desa Legundi tetap bersemangat dan selalu kompak mengikuti senam lansia ini walaupun berada di tengah pandemi Covid. Akan tetapi hal yang paling utama adalah selalu mematuhi protokol kesehatan dan selalu meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Share and Enjoy !

Shares

Tingkatkan pengetahuan melalui Kelas Ibu Hamil

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan ibu hamil, di Desa Legundi diselenggarakan Kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan kelompok belajar bagi para calon ibu tentang kesehatan bagi ibu hamil secara keseluruhan. Tujuan diadakannya kelas ini adalah mengedukasi ibu hamil agar dapat menjalani proses kehamilan dan persalinan lancar, serta pengetahuan dasar kehidupan bayi dalam kandungan.

Pada pagi ini, merupakan pembukaan pertama kelas ibu hamil. Dalam sambutannya, kepala Desa Legundi, Suyitno menyampaikan bahwa kesehatan ibu hamil adalah sangat penting, oleh karena itu ibu hamil perlu mendapatkan pengetahuan dasar, terutama bagi ibu hamil dengan kehamilan pertama.

Adapun materi dalam kelas ibu hamil disampaikan oleh bidan desa dan tenaga medis dari UPT Puskesmas Karangjati. Dalam kelas ibu hamil ini, ibu hamil akan mendapatkan pengetahuan seputar hal-hal yang berhubungan dengan kehamilan, persalinan, dan perawatan bayi. Adapun peserta yang mengikuti kelas ibu hamil adalah sebanyak 28 orang. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa dengan mengalokasikan anggaran kegiatan tersebut dari sumber Dana Desa. Dengan adanya kelas ibu hamil ini semoga dapat meningkatkan pengetahuan kepada ibu hamil yang ada di Desa Legundi sehingga mulai dari proses kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar.

Share and Enjoy !

Shares